Hardware

PC melaporkan "Parity Error" saat booting

Ketika PC Hilang Ingatan

Jumat, 06 Juni 2014 - 09:24:21 WIB | dibaca: 837 pembaca

MASALAH
Komputer menjadi pelupa dan selalu termenung membisu seribu bahasa.
Salah seorang pembaca CHIP merasa bingung PC-nya tiba-tiba menjadi tak stabil. Mula-mula ada laporan "Parity Error" di memori utama, lalu sistemnya malah "lupa" menyambungkan hard disk. POST (Power-On Self Test) tidak menunjukan kesalahan apa pun, tetapi saat booting PC-nya mogok. tidak ada program pemeriksa atau scaner virus yang dapat menolong, bahkan tidak dapat memberikan pencerahan sedikit pun.
DIAGNOSA
Baterai yang telah habis bagai membangkitkan macan lapar yang tertidur.
Karena lokasinya yang cukup dekat dengan markas CHIP, PC yang sakit itu pun dikirim melalui kurir ke CHIP Test Center. Seperti disebutkan diatas, begitu dinyalakan, setelah POST tampak laporan "Parity Error, Offending Segment 00 00" pada monitor.
Seperti biasanya, CHIP membongkar PC dan memeriksa semua kontak: Tidak ditemukan keganjalan. meskipun hanya memakai prosesor 486 dengan frekuensi sistem 40 Mhz, PC ini sebenarnya terawat baik (setidaknya secara fisik).
Selanjutnya CHIP mencopot memori utamanya pada motherboard terpasang sebuah VESA Local Bus dan 2 jenis soket memori: Untuk PS/2-SIMM dan modul DIMM yang lebih kuno. Pada PC ini yang dipasang adalah 2 modul PS/2 dan masing-masing terisi memori 8 MB dari produsen yang berbeda. CHIP menduga terjadi semacam Page Interleaving yang bisa berbahaya bagi PC 486. Untuk memastikannya, CHIP mengganti modul memori tersebut dengan 2 buah modul memori yang identik milik Test Center.
Tombol power kembali ditekan dan ternyata parity Error muncul lagi. Untuk analisis selanjutnya CHIP Graphic card VBL diganti dengan card ISA lama, menyingkirkan card I/O dan mencopot semua interfice. Hasilnya masih sama seperti sebelumnya.
Berikutnya CHIP memeriksa konfigurasi CMOS, tidak ada yang mencolok. CHIP mendapatkan gagasan untuk menggunakan modul memori lama, bukan PS/2. Abrakadabra: Semua kesalahan menghilang.
Awalnya kejadian ini tidak bisa dijelaskan alasan logisnya. CHIP melepaskan motherboard-nya tetap tidak ada catatan yang ditemukan. Hampir saja CHIP mengangapnya sebagai kasus "Kerusakan pada Chipset" (tepatnya, pada memory controller)  ada catatan
SOLUSI
Ganti baterai, sekaligus mengatur kembali isi BIOS
Komentar sambil lalu salah seorang redaksi membawa CHIP ke arah yang benar: Hard disk yang "dilupakan" CHIP memeriksa baterai Lithium yang menyimpan setup CMOS saat PC mati menjalankan jam. Tegangannya terlalu rendah, atau dengan kata lain, baterainya kosong. CHIP menyolder sebuah baterai baru dan memasang PC kembali.
PC kemudian dinyalakan dan dugaan CHIP terbukti: PC melaporkan kehilangan setup CMOS dan menggunakan setup, ternyata di antara nilai-nilai (defult).  










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)